Cerita Koas stase mpk

Hallo teman-teman semua!!!

Izin memperkenalkan diri terlebih dahulu ya. Nama Saya Yoga Eko Saputra, Saya baru saja lulus pre-klinik tahun 2021 dan akan melanjutkan tahapan kedokteran selanjutnya yaitu KOAS. Bagi yang baru membaca tulisan ini, nantinya Saya akan membagikan pengalaman seputar dunia KOAS disini. Jadi bisa dilihat juga koas-koas stase lain juga bagi yang kepo.

Koas pertama kali, Saya memasuki stase MPK atau dikenal dengan sebutan Manajemen Pelayanan Kesehatan. Di stase pertama ini berlangsung selama 4 minggu termasuk dengan ujian. Terkejutnya, stase MPK 2 minggu pertama ternyata libur sehingga waktu efektif hanya 2 minggu untuk kegiatan ke rumah sakit. Bayangkan saja baru masuk koas diharuskan untuk libur dulu 2 minggu, padahal mau masuk koas sudah eksaited sekali.

Mungkin di beberapa Fakultas Kedokteran lainnya tidak ada stase MPK dan digantikan dengan stase lain yang mirip yaitu tentang cara mengatur persoalan yang terjadi di rumah sakit atau Kami sering menyebut sebagai memposisikan diri menjadi direktur rumah sakit.

Persiapan Sebelum koas MPK

Perjalanan Koas Stase MPK

Dikarenakan lokasi rumah sakit ini lumayan jauh, Kami memutuskan untuk menggunakan kereta dan mencari kos yang berdekatan dengan lokasi rumah sakit. Akhirnya, Kami menemukan sebuah kos campuran dan menyewa untuk 1 bulan ke depan. 1 kamar untuk cowok dan 1 kamar untuk cewek. Just info bahwa air kosan kami tidak terlalu bersih karna mengandung tanah dan baunya kurang enak sehingga kami menggunakan filter air untuk mengurangi bau air.

KOS Stase MPK

Saya melaksanakan stase MPK di Rumah Sakit ‘Aisyiyah Siti Fatimah Sidoarjo. Perjalanan yang jauh dan memakan waktu sekitar 1 jam dari Kota Surabaya. Lokasi rumah sakit ini berada di pinggir jalan raya sehingga terbilang cukup strategis. Karena rumah sakit nya lumayan jauh dan tidak mungkin harus pulang pergi sehingga Kami memutuskan untuk mencari Kos di sekitar rumah sakit. Oke, gimana sih rasanya hari pertama koas!

Hari pertama Koas MPK

Rumah Sakit 'Aisyiyah Siti Fatimah Sidoarjo

Hari pertama koas rasanya campur aduk, rasa yang awalnya semangat tiba-tiba berubah menjadi gelisah. Pagi ini kami diharuskan datang jam 7:30 untuk kegiatan pembukaan stase MPK. Ternyata, koas tidak seseram yang Saya bayangkan. Pembukaan disampaikan oleh CI atau disebut Clinical Instruktur yang akan menjadi dosen saat di rumah sakit. Pembukaan hari itu berjalan dengan lancar dengan pemaparan kegiatan untuk 1 minggu ke depan.

Setiap harinya, Kami akan mengunjungi setiap departemen rumah sakit yang meliputi :

  1. Logistik Farmasi
  2. Logistik Umum
  3. Manajemen Keuangan
  4. Marketing
  5. SDI
  6. Sistem Informasi
refleksi kasus mpk

Refleksi Kasus

Logistik Farmasi

Logiastik Farmasi merupakan departemen yang berfungsi untuk menyediakan kebutuhan obat-obatan dirumah sakit. Obat-obatan ini dipesan dari perusahaan farmasi ke BPF sebelum diterima oleh rumah sakit.

Pada departemen ini Saya belajar mengenai segala sesuatu tentang obat-obatan. Dimulai dari suplai obat, cara menata obat berdasarkan jenis, dan sebagainya. Sebenarnya masih banyak tugas dari logistik farmasi tetapi Saya hanya mengambil poin pentingnya saja daripada kebanyakan materi malah nantinya akan lupa semua.

Logistik Umum

Lanjut hari berikutnya yaitu logistik umum. Departemen ini mirip dengan logistik farmasi tetapi sebatas kebutuhan karyawan di rumah sakit seperti bulpoin, kertas, bola lampu, dan kebutuhan lainnya. Logistik umum karyawannya tidak sebanyak dengan logistik farmasi dikarenakan tugas yang ditanggung tidak terlalu compicated.

Manajemen Keuangan

Dari nama departemen ini saja Kita bisa langsung tau bahwa semua yang berhubungan dengan keuangan di rumah sakit disusun oleh manajemen keuangan. Pada saat penjelasan departemen ini Saya agak bingung karena harus bisa memahami laporan keuangan rumah sakit yang berbentuk excel. Ini mirip ketika Kita sedang belajar matematika saat SMA dulu. Ternyata kebutuhan pendanaan rumah sakit tinggi juga mencapai milyaran dengan pembagian untuk departemen lainnya yang rinciannya bikin pusing. Mengisi departemen ini tentu saja harus mempunyai pengalaman yang tinggi dan merupakan lulusan akuntansi sehingga akan mempermudah pekerjaan.

Manajemen Marketing

Departemen Marketing merupakan jantung dari rumah sakit karena berhubungan dengan promosi ke masyarakat. Marketing harus bisa menjadikan rumah sakit memiliki citra yang bagus sehingga meningkatkan kepercayaan untuk berobat dirumah sakit.

Pada departemen ini Saya belajar bagaimana cara agar rumah sakit dikenal orang. Kebetulan, rumah sakit ini menjadikan diri sebagai Traumatic Center dikarenakan daerah sekitar lokasi banyak pabrik yang sering mengalami kecelakaan. Ini menjadi langkah yang bagus karena menjadi rumah sakit memiliki ciri khas tersendiri dan berbeda. Disini Saya juga belajar bahwa Kita tidak boleh membandingkan rumah sakit satu dengan lainnya karena tidak boleh saling menjatuhkan. Oleh karena itu Kita hanya diperbolehkan untuk promosi program rumah sakit saja dengan melalui media sosial dan sebagainya.

SDI (Sumber Daya Insani)

sumber Daya Insani menjadi bagian penting dalam rumah sakit. Karyawan harus memiliki kemampuan yang baik dalam keahliannya masing-masing untuk meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit. SDI bertugas untuk merekrut dan melakukan pelatihan kepada karyawan. Disini Saya belajar bagaimana cara membuat SOP dalam merekrut karyawan, melakukan beberapa tes seperti kamampuan, kesehatan, dan sebagainya. Tidak semua rumah sakit membutuhkan banyak karyawan karena biaya operasional akan ikut naik. Oleh karena itu penambahan karyawan bukan menjadi solusi dan lebih baiknya meningkatkan kemampuan karyawan yang ada melalui seminar-seminar.

Sistem Informasi

Sistem Informasi berfungsi sebagai jantung rumah sakit. Hal ini dikarenakan semua kebutuhan rumah sakit seperti SIM RS, Internet, dan software RS dikendalikan oleh Tim IT. Pada departemen terakhir ini Saya belajar bagaimana seorang direktur rumah sakit mengambil keputusan melalui IT. Kita dapat mengetahui perkembangan rumah sakit seperti jumlah pasien, penyakit terbanyak di RS, dan masih banyak lagi.

Pengalaman KOAS Stase MPK

Foto bersama dr.Tjatur Prijambodo, M.Kes

Setelah menempuh KOAS di stase ini selama 1 minggu di Rumah Sakit ‘Aisyiyah Siti Fatimah Sidoarjo, Saya merasa banyak pelajaran yang dapat diambil walaupun waktunya terbilang cukup singkat. Setiap hari Saya berangkat ke rumah sakit jam 7:30 – 13:00 WIB dan sebelum pulang ditutup dengan Refleksi Kasus bersama CI dengan pemaparan apa saja yang didapatkan setelah berkunjung disetiap departemen seharian.

Setelah selesai di rumah sakit, Kami pun pulang ke rumah masing-masing untuk mempersiapkan ujian yang akan datang. Ujian stase MPK dilaksanakan secara online di tempat masing-masing. Ujian MPK meliputi CBT, Portofolio rumah sakit, dan CBD Individu. Untuk hasil Ujiannya Alhamdulillah Saya dan teman-teman lulus dengan hasil yang memuaskan. Tidak puas sampai begitu saja, Kami harus bersiap lagi untuk stase berikutnya di minggu depan, SEMANGAT!!!

“first station koas went well, good job”

Jika tertarik dengan cerita koas lainnya, kunjungi Cerita KOAS

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *